Perhiasan perak Bali dan kain batik jadi perhatian pengunjung pameran
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo berpartisipasi dalam Asia Pasific Ladies Friendship Society (ALFS) Charity Bazaar 2025 di Meiji Kinenkan, Tokyo, Jepang pada Rabu, 20 April 2025.

Elshinta.com - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo berpartisipasi dalam Asia Pasific Ladies Friendship Society (ALFS) Charity Bazaar 2025 di Meiji Kinenkan, Tokyo, Jepang pada Rabu, 20 April 2025.
Kegiatan ini dihadiri Menteri Luar Negeri Jepang Takeshi Iwaya beserta istri. Hadir pula anggota keluarga Kekaisaran Jepang, YM Princess Hitachi Hanako dan istri Perdana Menteri Jepang, Yoshiko Ishiba. Dan segenap pengurus dan anggota ALFS serta sejumlah Duta Besar Asing di Jepang.
Stan promosi kriya Indonesia di ALFS Charity Bazaar 2025 mendapat perhatian tidak hanya dari warga Jepang, namun juga dari warga asing termasuk dari korps diplomatik asing yang hadir. Berbagai barang kriya Indonesia seperti ragam perhiasan perak dari Bali dan berbagai jenis kain batik serta jajanan khas Indonesia seperti Kripik Tempe ditampilkan di stan Indonesia. Selain Indonesia, ada 26 negara yang berpartisipasi di ajang ALFS Charity Bazaar 2025 ini.
Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula memastikan dukungan penuh dari KBRI Tokyo dalam kegiatan Bazaar Amal ALFS ini sebagai salah satu bentuk promosi Indonesia kepada masyarakat Jepang dan dunia.
“Ini kesempatan baik untuk lebih mengenalkan kekayaan kerajinan Indonesia tidak hanya ke publik Jepang, tetapi juga kepada kalangan diplomatik yang hadir. KBRI Tokyo senantiasa mendukung berbagai upaya promosi Indonesia di Jepang dan dunia. Ini adalah bagian dari people to people contact yang kami lakukan sebagai fungsi perwakilan di Jepang,” ujar Muhammad Al Aula.
Ketua DWP KBRI Tokyo Nuning Akhmadi menjelaskan DWP KBRI Tokyo sebagai anggota ALFS berpartisipasi dan mendukung penuh bazar amal 2025 ini yang digelar setiap tahunnya.
“Kami bekerja sama dengan sejumlah pengrajin dari Indonesia yaitu Suardana Silver, Alir Tirta Batik, dan CasaLandra. Partisipasi DWP KBRI Tokyo ini merupakan upaya aktif dalam promosi seni dan budaya Indonesia kepada anggota ALFS dan kepada publik Jepang," ujar Nuning Akhmadi yang didampingi pengurus DWP KBRI Tokyo.
CasaLandra dalam ALFS Bazaar Charity ini memamerkan produk baju dan tas batik. Sementara itu Suardana Silver menghadirkan perhiasan perak, dan Alir Tirta menampilkan produk baju dan scarf batik.
Princess Hitachi berkesempatan mengunjungi stan Indonesia dan melihat berbagai ragam kriya Indonesia seperti perhiasan perak dari Bali dan berbagai jenis kain batik. Hasil penjualan barang kerajinan dalam ALFS Bazaar Charity ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan sosial, pendidikan dan bencana alam dari negara-negara anggota ALFS.